Lepas Sambut Direktur, UT Jakarta Perkuat Layanan Mahasiswa yang Lebih Humanis

JAKARTA – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Universitas Terbuka (UT) Jakarta, Kamis (2/4/2026). Siang itu, momen Halal Bihalal berpadu dengan prosesi lepas sambut Direktur UT Jakarta, menciptakan momentum yang sarat makna. Di balik senyum, jabat tangan, dan percakapan ringan, terselip pesan penting: UT terus melangkah untuk memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas sambil menjaga kekompakan internal dan pelayanan yang humanis bagi mahasiswa.

Kegiatan yang digelar di UT Jakarta, Jakarta Timur, ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Terbuka, Ali Muktiyanto, bersama Direktur UT Jakarta sebelumnya, Edward Zubir, serta Direktur UT Jakarta yang baru, Moh. Muzammil, dan seluruh jajaran pimpinan serta pegawai. Kehadiran mereka memperkuat pesan bahwa UT Jakarta tidak hanya sedang melakukan pergantian jabatan, tetapi juga menegaskan posisi strategisnya sebagai penggerak pendidikan terbuka di Indonesia.

Prosesi lepas sambut Direktur UT Jakarta berlangsung khidmat, namun tetap penuh semangat kebersamaan. Rektor UT menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan dalam institusi.

“Siang ini, kita telah melaksanakan serah terima jabatan Direktur UT Jakarta dengan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi UT Jakarta sebagai pelopor dan teladan pengelolaan UT daerah yang profesional dan maju. Selamat kepada Pak Muzammil, semoga mampu melanjutkan dan memperkuat fondasi kuat yang telah dibangun oleh Pak Edward Zubir. Sukses untuk UT Jakarta, dan sukses untuk UT Indonesia,” tutur Rektor Ali Muktiyanto.

Ucapan tersebut diteruskan oleh Direktur lama, Edward Zubir, yang menyoroti pentingnya kerja sama dan kolaborasi yang telah terjalin selama masa jabatannya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak di UT Jakarta dan menyambut hangat Pak Muzammil sebagai Direktur baru. Saya berharap seluruh pengalaman, kolaborasi, dan komitmen yang telah kita bangun bersama menjadi landasan kuat untuk membawa UT Jakarta ke arah yang lebih progresif, lebih solid, dan lebih berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Direktur baru, Moh. Muzammil, melihat amanah ini sebagai kesempatan untuk menghadirkan inovasi lebih lanjut dalam layanan pendidikan.

“Perubahan kepemimpinan adalah bagian alami dari perjalanan organisasi. Harapan kami, UT Jakarta akan lebih baik dan menghadirkan kebaruan dalam pelayanan mahasiswa. Bagaimanapun, mahasiswa adalah pusat perhatian kami. Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat sinergi internal, dan memastikan UT Jakarta terus menjadi institusi yang inklusif dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya optimis. 

Dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut, pesan besar yang tersampaikan jelas: UT Jakarta terus meneguhkan arah dan memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 4). Kebersamaan, inovasi, dan pelayanan yang berfokus pada mahasiswa menjadi fondasi bagi UT untuk tetap relevan di tengah masyarakat. 

Menutup rangkaian kegiatan, suasana Halal Bihalal kembali menghangat. Senyum, obrolan ringan, dan jabat tangan menegaskan bahwa kekuatan UT bukan hanya pada sistem, tapi juga rasa saling percaya dan kolaborasi antar-insannya. Dari Jakarta, pesan itu mengalir: pendidikan berkualitas harus selalu bergerak mendekat kepada mereka yang ingin dijangkau, bukan menunggu untuk ditemukan. 

Universitas Terbuka

Related Posts